Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jokowi

Presiden Jokowi Umumkan Ketua Timses Jokowi-Ma’ruf Amin

Today.id - Rencananya, Ketua Timses Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 akan diumumkan Jumat (7/9/2018) sore ini. “Besok sore akan kita umumkan,” kata Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi), di Jatim Expo Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (6/9/2018), dikutip Detik.com Jokowi masih menutup rapat siapa sosok ketua timses tersebut. Presiden RI saat ini pun hanya tersenyum santai menanggapi pertanyaan dari wartawan. Sebelumnya bakal cawapres Ma’ruf Amin memberi kode bahwa Erick Thohir merupakan Ketua Timses Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. “Saya kira Erick Thohir merupakan … Kalau nggak salah sudah ditetapkan apa ya. Nanti kan akan diumumkan,” kata Ma’ruf, di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (5/9). Meski menyatakan sudah ada penetapan, Ma’ruf tetap meminta publik menunggu pengumuman resmi. Pengumuman akan dilakukan dalam waktu dekat. “Tunggu saja tanggalnya,” ujarnya. Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau Rommy, juga menyebut nama Erick memang menguat. Kinerjanya di gelaran Asian Games...

Pasca Gempa NTB, Presiden Joko Widodo Keluarkan Inpres

Today.id - Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram, dan wilayah terdampak di Provinsi NTB. Inpres yang ditandatangani pada 23 Agustus 2018 diterbitkan guna percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi di Lombok, NTB, dan untuk pemulihan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di sana. Presiden Jokowi menginstruksikan kepada 19 menteri, sejumlah pimpinan lembaga dan kepala daerah, untuk melaksanakan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi di NTB. Para menteri yang mendapat instruksi dari Presiden Jokowi adalah Menko Polhukam, Menko PMK, Menko Perekonomian, Menko Kemaritiman, Menteri PUPR, Mendagri, Menteri Agama dan Mendikbud. Selain itu juga Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri ESDM, Menkominfo, Menteri LHK, Menteri Pertanian, Menteri BUM...

Presiden RI Joko Widodo Lebih Memilih Shalat Idul Adha Di Bogor

Today.id - Presiden RI Joko Widodo sengaja memilih menjalankan ibadah shalat Idul Adha 1439 Hijriah di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/8/2018). Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Presiden akan menjalankan shalat Idul Adha di Klaten, Semarang atau Bekasi. “Ya kan saya tinggal di Bogor,” ujar Jokowi usai shalat, Rabu (22/8/2018), dikutip Kompas.com. Lagipula, ini juga menggenapi shalat hari raya yang sudah-sudah. Pada Hari Raya Idul Fitri lalu, dia juga menunaikan ibadah shalat Idul Fitri di Bogor, tepatnya di Kebun Raya Bogor. “Saya melaksanakan shalat Idul Fitri di Kota Bogor, sehingga kali ini, Hari Raya Idul Adha ya saya merayakannya di Kabupaten Bogor. Itu saja,” ujar Jokowi. Seusai shalat, Presiden menyerahkan hewan kurban berupa sapi kepada Dewan Kemakmuran Masjid Baitul Faizin Cibinong. Sapi yang diserahkan Jokowi adalah sapi berwarna putih peranakan ongol berjenis Brahma. Sapi tersebut memiliki berat mencapai 1,4 ton. Jokowi mengaku, t...

Pesan Khusus Presiden Jokowi Pada Para Jemaah Calon Haji Indonesia

Today.id - Jemaah calon haji Indonesia yang tengah berada di Arafah untuk prosesi puncak haji, mendapat pesan khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi meminta jemaah berdoa untuk kebaikan Indonesia. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Jokowi juga berpesan agar para jemaah calon haji dapat menjaga karakter keIndonesiaannya yang tertib dan ramah. “Pak Presiden juga menyarankan jemaah mendoakan kesejahteraan masyarakat Indonesia meningkat,” kata Lukman, di Maktab 20 Arafah, dikutip Liputan6.com, Selasa (21/8/2018). Sementara Menteri Agama sendiri berpesan agar jemaah memanfaatkan waktu dan lokasi wukuf di Arafah untuk berdoa. “Wukuf merupakan puncak dari keseluruhan prosesi ibadah haji. Haji itu adalah wukuf. Wukuf di Arafah itu adalah puncak haji. Wukuf di Arafah itu merupakan tempat terbaik untuk umat Islam untuk beribadah dan memanjatkan doa apapun yang ingin kita panjatkan,” kata Lukman. Agar dapat merasakan ibadah tersebut, Lukman berpesan agar jemaah calon haji menguran...

Rapat Sembilan Ketua Parpol Koalisi Jokowi

Today.id - Sembilan ketua partai koalisi akan bertemu calon presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi, Rabu (8/8/2018) malam. “Rapat malam ini. Pertemuan ini akan membahas soal siapa yang akan mendampingi Pak Jokowi di Pilpres,” kata Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy (Romi), saat pembukaan pendidikan kader ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Gedung Tegar Beriman, Pemerintah daerah kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/8/2018), dikutip Liputan6.com. Romi tak merinci jadwal dan tempat pertemuan tersebut. Sebab kata dia, masih menunggu jadwal Jokowi. “Belum tau, tergantung jadwal beliau,” tambah Romi. Romi membantah partai koalisi akan mengumumkan nama cawapres pendamping Jokowi malam nanti. “PPP bersama Pak Jokowi akan menyerahkan berkas ke KPU pada Jumat, 10 Agustus 2018, jam 10. Kan PPP nomor urut 10,” ujarnya.  (JN/Des)

9 Sekjen Parpol Pendukung Jokowi Sambangi Kantor KPU

Today.id - Sembilan sekjen partai koalisi pengusung Presiden Joko Widodo dijadwalkan menyambangi kantor Komisi Pemilhan Umum (KPU) di Menteng, Jakarta, Selasa (7/8/2018), pukul 14.00 WIB. Hal itu disampaikan Sekjen PPP Arsul Sani seusai pertemuan para sekjen partai koalisi Jokowi di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (6/8/2018). “Iya pemberitahuan sekaligus kami akan memberikan ancer-ancer kapan akan mendaftar,” kata Arsul. Ia menambahkan, para sekjen juga akan memastikan dokumen yang harus disiapkan oleh partai-partai untuk mengusung dan mendaftarkan pasangan capres dan cawapres. Saat ditanya kapan partai-partai pendukung mendaftarkan Jokowi beserta cawapres ke KPU, Arsul mengatakan belum ada keputusan. Lagi pula, lanjut Arsul, hingga kini belum ada nama cawapres pendamping Jokowi yang disampaikan kepada partai pengusung. “Maunya PPP hari Jumat. Satu hari baik, kedua itu tanggal 10 (Agustus) itu nomornya PPP,” lanjut Arsul. (JN/Des)

Meski Elektabilitas Prabowo Naik Pesat, Namun Jokowi Masih Unggul

Today.id - Elektabilitas Jokowi cenderung stagnan, sedangkan Prabowo naik pesat. Itu salah satu hasil survei Lembaga survei politik Alvara Research Center soal capres cawapres. Alvara menggelar survei nasional pada 20 – 28 Juli 2018. Riset ini menggunakan multi-stage random sampling dengan melibatkan 1.142 responden berusia 17 tahun ke atas. Sampel diambil di seluruh Provinsi di Indonesia, dengan jumlah sampel tiap provinsi proporsional terhadap jumlah penduduk. Rentang margin of error sebesar 2,95% dengan tingkat kepercayaan 95%. Sebelumnya, Alvara Research Center juga telah melakukan survei nasional di bulan Februari dan Mei 2018. “Jika dibandingkan dengan hasil survei sebelumnya, elektabilitas Jokowi dan Prabowo meningkat. Jokowi sebelumnya di angka 46,8, sekarang 48,4. Menariknya, kenaikan Prabowo cukup tinggi, dari 27,2% menjadi 32,2%,” kata Harry Nugroho, Chief Research Officer Alvara Research Center, Jumat (3/8/2018), dikutip Detikcom. Kandidat di luar Joko Widodo dan Prabowo S...

10 Cawapres Sedang Dipertimbangkan Oleh Presiden Jokowi

Today.id - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, mengungkap 10 nama yang sedang dipertimbangkan oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi calon wakil presidennya pada Pemilihan Presiden 2019, beberapa waktu lalu. Dari kalangan politisi, ada nama Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, dan Romahurmuziy. Selanjutnya, juga ada nama yang berasal dari kalangan ulama, yakni Rais ‘Aam PBNU yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. Dari kalangan teknokrat, ada nama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Sementara dari kalangan akademisi ada nama Mahfud MD dan dari kalangan purnawirawan TNI ada nama Jenderal (Purn) Moeldoko. Adapun, ada nama Chairul Tanjung dari kalangan pengusaha. Menanggapi  pernyataan Romi, Susi mengaku, tidak menanggapi serius. “Romi itu teman SMA saya. Jadi mungkin dia enggak enakan saja kal...

Jokowi Serahkan 5000 Sertifikat Tanah

Today.id - Usai bersilaturahmi dengan para alim ulama di Ponpes Assidiqiah Kec.Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat, Presiden RI Joko Widodo langsung meluncur ke Pamanukan Kabupaten Subang Jawa Barat. Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Kepala Negara beserta rombongan menggunakan jalur darat via jalur pantai utara (Pantura) Subang. Tiba di Subang sekitar 12.00 WIB Jokowi langsung bertolak ke Masjid Al Mukorbin, Desa Gempolsari, Kecamatan Patokbesi untuk melaksanakan salat dzuhur, yang dilanjutkan ke GOR Bintang Fantasi Pamanukan untuk menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat. Sebanyak 5.000 sertifikat tanah dibagikan kepada masyarakat. Masing-masing 1.500 sertifikat untuk warga Kabupaten Subang, 1.500 sertifikat untuk warga Purwakarta, dan 2.000 sertifikat untuk warga Kabupaten Karawang. “Siang hari ini saya serahkan 5.000 sertifikat. Coba sertifikatnya diangkat tinggi-tinggi supaya kelihatan semuanya bahwa sertifikat sudah diserahkan dan tidak ada pengibulan,” kata Jokowi dalam ...

Jokowi Hadir Dalam Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus UIII

Today.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), di Gedung Pemancar LPP RRI Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6/2018) pagi. Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Natsir, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono. Hadir juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakapolri Komjen Polisi Syafruddin, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, sejumlah Duta Besar negara sahabat, pimpinan perguruan tinggi umum dan keagamaan, serta ulama dan tokoh masyarakat. Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, mengatakan, pembangunan kampus ini menjadi tahapan lanjutan setelah Kepala Negara menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII pada tanggal 29 Juni 2016. Pembangunan UIII menjadi bagian dari upaya pemerintah u...

Hasil Survei Menunjukkan, Jokowi Lebih Unggul Dari Kandidat Lainnya

Today.id - Elektabilitas Presiden Joko Widodo masih menduduki posisi tertinggi dibandingkan beberapa kandidat lainnya. Itu terlihat dari data hasil survei yang dirilis Alvara Research Center. Direktur Eksekutif Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, mengatakan, jika pemilu presiden diadakan hari ini atau per Mei 2018, maka elektabilitas Jokowi mencapai 46,8 persen. Sementara itu pesaing terberatnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, berada pada tingkat elektabilitas 27,2 persen. “Jika pilpres dilaksanakan hari ini, elektabilitas tertinggi sebagai capres dimiliki oleh Joko Widodo, dengan 46,8 persen dan Prabowo Subianto 27,2 persen. Sedangkan, undecided voters sebesar 14,6 persen,” kata Ali saat memaparkan hasil survei di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (27/5/2018), dikutip laman Kompas. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa peningkatan elektabilitas Jokowi dan Prabowo tidak terlalu signifikan dibandingkan survei Alvara pada Februari 2018. Elektabilitas Jokowi han...

Jokowi Apresiasi Pembangunan Bandara Kertajati

Today.id - Presiden RI, Joko Widodo memastikan bahwa bandara bertaraf internasional di Kertajati-Majalengka siap beroperasi pada Mei 2018. Selain itu, airport yang diklaim terbesar setelah Bandara Soekarna-Hatta ini, juga siap menampung sedikitnya 5,6 juta penumpang. Sehingga kesiapannya harus benar-benar dipastikan sebelum launching. Bahkan, bandara ini sudah bisa digunakan untuk pemberangkatan haji tahun ini. Itu ditegaskan orang nomor satu di Indonesia, Joko Widodo, dalam kunjungannya ke area bandara, Selasa (17/4/2018). Pria yang akrab disapa Jokowi ini juga memastikan bahwa bandara ini, di masa yang akan datang siap terintegrasi dengan moda transportasi lainnya seperti kereta api yang langsung tembus ke area bandara. “Bandara Kertajati ini akan dan harus terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Sebelum ada kereta api, jalan tol Cileunyi-Sumedang-Kertajati juga langsung tembus ke area inti bandara ini,” ungkapnya. Jokowi menambahkan, Bandara Kertajati dimungkinkan akan menja...

Jokowi Tawari Prabowo Jadi Cawapres Di Pilpres 2019

Today.id - Presiden Joko Widodo ingin menggandeng Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai cawapres pada Pipres 2019. Alasannya, jika dua tokoh itu disandingkan, upaya untuk menjaga persatuan bangsa bisa dilakukan. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, saat Jokowi menawari Prabowo sebagai cawapres, itu berkaca pada Pilkada DKI Jakarta yang dipenuhi ketegangan dan berpotensi memicu konflik. “Beliau menyampaikan, bayangkan gaduhnya Republik ini. DKI Jakarta saja yang satu provinsi luar biasa gaung perbedaannya. Kemudian intoleransi meningkat dengan simpul-simpul agama,” kata politisi yang akrab disapa Romi itu, di sela Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP, di Hotel Patra, Semarang, dikutip laman Kompas, Jumat (13/4/2018). Romi membebeberkan, Jokowi sendiri menawari Prabowo untuk menjadi Cawapres pada Pilpres 2019, bukan sekadar wacana. “Bulan November Pak Jokowi dan Pak Prabowo dua kali bertemu. Tahun 2017. Dan di situ ada semacam keinginan. Kala...

Orasi Ilmiah, Jokowi Minta Universitas Sigap Sikapi Perkembangan Global

Today.ID - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meminta universitas dan perguruan tinggi sigap dalam menghadapi perkembangan global yang sedang dihadapi saat ini. "Perubahan global begitu cepat dan harus diantisipasi oleh kita. Kita lihat internet berkembang pesat, sekarang beli sate sudah tidak perlu pergi ke tukang sate tinggal minta go food langsung sampai," ujar Jokowi saat menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Padjadjaran Bandung, Senin (11/09/2017). Ia mengatakan perkembangan internet dan media sosial saat ini tidaklah dapat ditolak dapat dapat dicegah dengan berbagai inovasi yang dilakukan untuk menyiapkan generasi yang lebih bijak dalam menggunakan media sosial. "Hal seperti ini bisa kita cegah tapi tak bisa kita tolak. Universitas harus menyikapi dan menyiapkan mahasiswa untuk bersaing di masa depan," ucapnya. Presiden mengatakan pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 144 juta orang dimana Indonesia menempati urutan le tiga pengguna inte...

Usai Salat Idul Adha, Presiden Jokowi Bagikan Hewan Kurban & Paket Sembako

Today.id - Usai melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan Merdeka, Sukabumi dan menyerahkan hewan kurban di Masjid Agung Sukabumi, Jumat 1 September 2017, Presiden Joko Widodo melanjutkan perjalanan menuju Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Disini, Presiden menyaksikan penyerahan 1.500 paket sembako serta menyerahkan hewan kurban berupa satu ekor sapi jenis Simental dengan berat 851 kg. “ Ini besar sekali. Mantap, ” ucap Presiden sebagaimana dikutip dalam siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, Bey Mahmudin dan dilansir dari http://setkab.go.id Dari Kecamatan Cikole, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Di sini, Presiden juga menyerahkan menyerahkan hewan kurban berupa satu ekor sapi jenis Simental dengan berat 1,1 ton dan 1.500 paket sembako. Di kedua lokasi tersebut, Presiden menyapa dan berswafoto dengan warga yang telah menantikan kehadirannya. Selain menyerahkan hewan kurba...

Kasus Saracen, Jokowi: Usut Tuntas ke Akar-akarnya

Today.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah memerintahkan kepada Kapolri untuk mengusut tuntas masalah Saracen sampai ke akar-akarnya. “Bukan hanya Saracen-nya saja, tapi siapa yang pesan, siapa yang bayar, harus diusut tuntas. Bukan hanya yang ada di organisasi itu, tetapi siapa yang pesan, yang penting di situ,” tegas Presiden Jokowi usai meninjau Pameran Kemajuan Pembangunan Infrastruktur Indonesia, di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (27/8/2017). Menurut Presiden, penyebaran ujaran kebencian yang dilakukan individu maupun yang diorganisasi sangat berbahaya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Menyampaikan hal-hal yang positif, menyampaikan optimisme, mengajak masyarakat untuk membangun, mengajak masyarakat untuk berbuat baik, mengajak masyarakat untuk menjaga kesantunan dan kesopanan enggak apa-apa. Mau jutaan akun juga tidak apa-apa,” ujar Jokowi.

Prabowo: Presidential Treshold 20 Menipu Rakyat. Jokowi: Kok Baru Sekarang Yang Ramai?

Today.id - Presiden Joko Widodo menegaskan, penyederhanaan ambang batas presiden (presidential treshold) menjadi 20 persen dalam Undang-undang Pemilu sangat penting untuk melahirkan presiden yang berkualitas dan didukung oleh parlemen. Menurut Jokowi, bila presidential treshold adalah 0 persen sebagaimana yang diinginkan partai-partai non-koalisi pemerintah, maka nanti presiden akan sulit mendapatkan dukungan DPR. "Saya ingin berikan contoh, kalau (presidential treshold) 0 persen, kemudian satu partai mencalonkan diri dan menang. Coba bayangkan nanti di DPR, di parlemen? Kita dulu yang 38 persen saja, waduh," ungkap Presiden. Selain itu, mantan wali kota Solo ini juga mempertanyakan pihak yang mempermasalahkan presidential treshold 20 persen baru akhir-akhir ini yang ramai. Sedang dulu tidak seheboh sekarang. "Ini proses politik yang rakyat harus mengerti, jangan di apa itu, ditarik-tarik seolah-olah presidential treshold 20 persen itu salah," tegas Jokowi. Apalagi...