Postingan

Menampilkan postingan dengan label polhukam

Ingin Aset Dikembalikan, Jemaah Umroh Desak Agen First Travel Ajukan Kasasi

Today.id - Agar aset agen First Travel bisa dikembalikan kepada jamaah yang ditipunya, kuasa hukum dan jamaah First Travel mendesak agar First Travel mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung. Dikutip Radar Depok , menurut jamaah, vonis banding dari Pengadilan Tinggi Bandung hanya menguatkan putusan PN Depok yang tidak mengembalikan uang jamaah. Pada vonis yang diketok 15 Agustus 2018, tidak ada perubahan dari keputusan pengadilan sebelumnya. Hakim tetap menjatuhkan vonis hukuman 20 tahun bagi bos c, Andika Surachman dan 18 tahun terhadap Anniesa Hasibuan. Selain itu, menguatkan aset First Travel tetap disita oleh negara. Kuasa hukum jamaah First Travel, Riesqi Rahmadiansyah mengatakan, kasasi merupakan upaya hukum yang tepat yang bisa dilakukan oleh para kliennya saat ini. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan kembali aset First Travel yang disita negara, kemudian digunakan memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci. “Kasasi bukanlah menjadi masalah bagi para jamaah, karena jamaah tidak perlu memi...

Rachmat Syafe’i: "Kalau Karena Umat, Tidak Boleh Mundur"

Today.id - Dukung Ma’ruf Amin maju sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) pendamping Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Ketua Majelis Ulama (MUI) Indonesia Jawa Barat, Rachmat Syafe’i pastikan dirinya memenangkan Ma’ruf Amin tanpa melibatkan nama lembaga MUI. Syafe’i mengaku dirinya akan selalu membuka pintu selebar-lebarnya, jika Ma’aruf Amin membutuhkan bantuan dirinya untuk mendulang suara di Jawa Barat. Menurutnya, tidak masalah jika figur seorang ulama terjun dalam dunia perpolitikan selama itu untuk kepentingan dan kemaslahatan umat manusia. “Tentunya saya membuka kalau begitu dan memang saya dengan beliau itu sangat dekat dan sering ketemu. Kalau karena umat, tidak boleh mundur,” katanya saat ditemui di Kantor MUI Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (13/8/2018). Kendati demikian, sekali lagi ia menegaskan jika MUI akan bersikap netral dan tidak akan terlibat kepada politik praktis pada ajang perhelatan Pilpres 2019 mendatang. “Belum ada sikap resmi, nanti MUI terj...

Tak Hanya Begal Motor, Payudara Pun Jadi Sasaran Para Pembegal

Today.id - Kasus peremasan payudara belakangan ini sering terjadi di Kota Depok. Kebanyakan aksi pelecehan itu berlangsung di gang sempit ukuran 1,5 meter seperti pada Minggu (15/7/2018) di Gang Jengkol, Kecamatan Cimanggis Kota Depok. Seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta di Kota Depok, Jawa Barat, inisal AT (20) jadi korban kejahatan seksual. AT tampak masih mengalami trauma. Dikutip viva.co.id, meski begitu, AT sempat mengenali ciri-ciri begal payudara itu. Menurut AT, pelaku menggunakan sepeda motor jenis matik Mio warna hitam. AT tidak sempat melihat wajahnya, hanya dia masih ingat ciri fisik begal payudara itu. “Tapi aku masih ingat banget orangnya. Dia naik motor matik Mio warna hitam. Rambutnya ikal dikit, kulitnya sawo matang badannya enggak gemuk dan enggak kurus, sedang agak berisi,” ujar AT, Selasa (17/7/2018). Kejadiannya sendiri kala itu AT sedang bersiap menjual kue, namun di lokasi dari arah lawan pelaku datang. Karena jalan sempit iapun menghentikan langkahnya den...